
Tahun 2020 mungkin bisa jadi tahun terburuk bagiku karena lulus di saat waktu yang tidak tepat. mencari kerja susah, iya sih lowongan kerja ...
Tidak Ada Kata Terlambat untuk Belajar

Photo by Paul Theodor Oja from Pexels "bukan sekarang tapi nanti" - mama saat masih kecil aku sering mendengar kalimat itu be...
Bukan Sekarang Tapi Nanti
![]() |
| Photo by Paul Theodor Oja from Pexels |
"bukan sekarang tapi nanti" - mama
saat masih kecil aku sering mendengar kalimat itu berkali-kali ketika aku meminta dibelikan sesuatu ke mama, aku membenci kalimat tersebut. Siapa yang akan menyangka, aku yang saat ini berusia 22 tahun menjadikan kalimat tersebut penyemangat setelah berkali-kali di tolak dalam wawancara kerja. "bukan sekarang tapi nanti" menjadi pengingat bahwa mungkin aku harus terus belajar lagi.
not gonna blame the corona virus for this failure, everyone suffering too so I'm not the only one. I just need to be patience.
saat sedang mengerjakan skripsi saya mengalami masalah berupa pesan Access to XMLHttpRequest at 'http://127.0.0.1:8000/graph' ...
Mengatasi No 'Access-Control-Allow-Origin' header is present on the requested resource Pada Laravel 5.8
saat sedang mengerjakan skripsi saya mengalami masalah berupa pesan
Access to XMLHttpRequest at 'http://127.0.0.1:8000/graph' from origin 'http://localhost:8000' has been blocked by CORS policy: No 'Access-Control-Allow-Origin' header is present on the requested resource.
pada saat akan menggunakan API pada Laravel, saya pikir kendala ini cuma terjadi pada laptop saya dan bakal normal kalau sudah di hostingkan dan di access di ponsel, akan tetapi saat sudah di deploy masih saja muncul pesan serupa dan API nya tidak bisa dijalankan.
setelah browsing nemu beberapa solusi salah satunya menginstall add-ons pada browser tapi menurut saya solusi ini tidak worth it ketika akan digunakan pada device lain masa iya sih minta orang lain sebelum menggunakan aplikasi yang kita bangun harus nginstall add-ons dulu :(
untuk solusi kedua ini cukup menambahkan middleware pada laravel (work on laravel 5.8) lalu di dalam middleware tersebut masukkan code berikut:
beberapa waktu lalu penglihatanku mulai agak bermasalah jadi meskipun sudah menggunakan kacamataku tapi tetep aja penglihatanku masih burem ...
#CobaCoba Cara Mendapatkan Kacamata Gratis dari BPJS
terus jadi keinget kalau selama ini aku punya kartu BPJS dan belum pernah terpakai sama sekali sayang banget kalau tidak dipergunakan ya secara bapak tiap bulan udah bayar iurannya :p
karena kebetulan punya banyak waktu luang maka saya putuskan untuk periksa mata menggunakan BPJS ini. dimulai dari browsing untuk nyari info seputar apakah biaya kacamata tercover oleh BPJS atau tidak dan jawabannya adalah IYA
jadi untuk kacamatanya sendiri kita dijatah satu tahun sekali, dan untuk biaya periksa mata juga ditanggung.
berbekal informasi yang di dapat tadi saya mulai mendownload aplikasi BPJS (sekarang bernama JKN) di playstore untuk mengubah faskes saya, karena faskes saya masih menggunakan puskesmas yang ada di Nabire dan perlu di ubah di Jogja. Tapi timbul masalah lainnya ternyata kartu BPJS saya tidak aktif karena usia PPU > 21 tahun perlu di garis bawahi karena BPJS saya masih ngikut dari kantor bapak jadi yang bayar kantor bapak, akan tetapi ketika usia penerima PPU ini sudah diatas 21 diharuskan untuk membuat BPJSnya sendiri jika sudah bekerja dan jika masih sekolah atau mahasiswa bisa dilakukan perpanjangan dengan melampirkan Surat Keterangan Aktif Kuliah Asli dari kampus.
karena pembuatan suratnya memakan waktu dua hari paling cepat, barulah di hari senin saya bisa mengambilnya dan sesudah itu langsung menuju ke kantor BPJS di daerah Gedong Kuning.
untuk berjaga-jaga saya mengfotokopi surat aktif kuliah, kartu keluaga dan ktp saya.
saya datang ke kantor BPJS pukul 08.00 WIB untuk menghindari antrian panjang tentunya. sesampainya disana saya langsung menuju antrian dan disana sudah ada dua satpam yang membantu kita. saya ditanyain oleh salah satu satpam ada kepentingan apa ke BPJS lalu saya sebutkan ingin mengganti faskes serta perpanjangan ppu, lalu oleh satpam tersebut di berikan nomor antrian dan diminta untuk mengisi formulir perpindahan faskes terlebih dahulu.
oke setelah menunggu kurang lebih 10 menit nomor antrian saya di panggil dan prosesnya pun cukup mudah dan cepat saya hanya perlu memberikan surat aktif kuliah asli saya dan BPJS PPU > 21 tahun saya sukses di perpanjang untuk faskes sendiri baru bisa di gunakan satu minggu setelah saya menggantinya di kantor bpjs yakni tanggal 01 Desember.
karena saya memilih faskes di klinik cendrawasih di lanud adisutjipto maka dilakukan pemeriksaan tensi dll dan lalu saya meminta surat rujukan ke RS DKT di belakang RS Bethesda karena menurut dokternya untuk rujukan hanya bisa ke RS kelas C dan pilihannya waktu itu ada RS rajawali citra, akan tetapi saya lebih memilih di RS DKT hehe.
setelah mendapatkan surat rujukan ke esokan harinya saya mengunjungi RS DKT, melakukan pendaftaran dll
ternyata seribet itu kalau mau berobat :(. setelah selesai melakukan pendaftaran administrasi selanjutnya saya melakukan pemeriksaan mata.
sesudah itu saya di berikan resep untuk mengambil obat tetes mata dan vitamin A setelah selesai saya kembali ke loket awal pendaftaran bpjs tadi saya diberikan sebuah kertas untuk mengambil kacamata di optik yang sudah bekerja sama dengan RS DKT karena kebetulan bpjs saya kelas I maka saya mendapatkan jatah 300 ribu untuk biaya kacamata.
selanjutnya saya ke akur optik untuk melakukan pembelian kacamata harganya cukup murah ya saya hanya perlu menambahkan 50.000 karena frame yang seharga 300an tidak ada yang saya minati :(.
oke begitulah pengalaman saya #CobaCoba mencari kacamata gratis dari bpjs hehe oh iya pas pertama kali memakai kacamata baru saya sangat senang soalnya segalanya terasa lebih jelas dan cerah hahaha.




Follow Us
Were this world an endless plain, and by sailing eastward we could for ever reach new distances